baru sore ini
hujan membasah
kering tenggelam
peluh mendalam
kisah anak muda
mencari jejak kesunyian
dari barisan kota
yang kian penuh sesak
sore ini orang-orang menari
bersembunyi dari sepi
menitipkan duka
pada air yang menetes di dedaunan
sepertinya
aku ingin berlari
dari lembar-lembar
yang kian lama
kian berteriak
ada yang senantiasa
berjibaku pada trahnya
ia angin
yang tak punya kawan
apalagi sanak saudara
matamu menutupi
seolah tak peduli
baru sore ini
ia bisa makan nasi
Malang, 24/11/2019
hujan membasah
kering tenggelam
peluh mendalam
kisah anak muda
mencari jejak kesunyian
dari barisan kota
yang kian penuh sesak
sore ini orang-orang menari
bersembunyi dari sepi
menitipkan duka
pada air yang menetes di dedaunan
sepertinya
aku ingin berlari
dari lembar-lembar
yang kian lama
kian berteriak
ada yang senantiasa
berjibaku pada trahnya
ia angin
yang tak punya kawan
apalagi sanak saudara
matamu menutupi
seolah tak peduli
baru sore ini
ia bisa makan nasi
Malang, 24/11/2019

Posting Komentar