Balada Kerinduan




Ada untuk tiada
Di jalanan kota penuh bunga
Tumbuh bersama dari perantauan
Para penikmat suka cita
Pelantun kata-kata
          Di atas altar persembahan
Menguras habis duka kesedihan
 
Apakah meminangmu butuh pertanyaan?
Jika rindu kian menguat
Aroma tubuh itu ikut melekat
Dan rindu yang mengendap di pikir kian mencuat
Maka, siapkan satu jawaban
   Tanpa ada lagi pernyataan
Dari hati yang kian gelisah
Memijah jawaban-jawaban
Yang penuh kebimbangan
Seirama sepi mengundang
Bisik cinta yang meradang
Bertaut ikatan satu ladang
Dan letakkanlah 
Barisan suara itu
Tanpa perlu peramu makna
         Maka, sisipkanlah doa
Yang menuang dalam-mata berlinang
 
Malang, 2/11/2020

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama