Sastra, khususnya puisi, telah lama menjadi medium untuk menyampaikan emosi, protes, dan pandangan dunia yang mendalam. Berikut ini adalah lima puisi fenomenal yang telah meninggalkan jejak tak terhapuskan dalam sejarah, bersama dengan lirik singkatnya dan dampaknya.
1. “I Have a Dream” oleh Martin Luther King Jr.
Walaupun awalnya merupakan pidato, frasa dan metafora dalam
pidato ini sering dianggap sebagai puisi karena keindahan dan kekuatan
bahasanya.
Lirik Kunci:
2. “If—” oleh Rudyard Kipling
Ditulis pada tahun 1895, puisi ini memuat pelajaran hidup
yang sangat mendalam, menjadi inspirasi bagi banyak orang di berbagai generasi.
Lirik Kunci:
3. “Do Not Go Gentle into That Good Night” oleh Dylan
Thomas
Puisi ini adalah seruan penuh emosi untuk berjuang melawan
ketidakberdayaan, terutama menghadapi kematian.
Lirik Kunci:
4. “The Waste Land” oleh T.S. Eliot
Sering dianggap sebagai puisi modernis terbesar, The
Waste Land adalah refleksi dari kekacauan dan kehampaan pasca Perang Dunia
I.
Lirik Kunci:
5. “Invictus” oleh William Ernest Henley
Ditulis oleh Henley setelah menjalani amputasi kaki, puisi
ini menjadi simbol kekuatan dan ketahanan manusia.
Lirik Kunci:
Referensi:
- Eliot,
T.S. (1922). The Waste Land. Faber & Faber.
- Henley,
William Ernest. (1875). Invictus. Available online at Poetry
Foundation.
- Kipling,
Rudyard. (1910). If—. Barse & Hopkins.
- King,
Martin Luther Jr. (1963). I Have a Dream Speech. Available at
National Archives.
- Thomas,
Dylan. (1951). Do Not Go Gentle into That Good Night. Collected
Poems, New Directions.
Posting Komentar