Pendidikan di Rimba Zaman

Di rimba zaman,
kita tanam huruf-huruf pada ladang kertas,
tapi lupa menyirami akar makna.
Anak-anak mengeja cahaya
dari buku-buku tanpa jendela,
sementara hati mereka,
tersesat di lorong gelap.

Papan tulis bicara tentang angka dan rumus,
tapi lupa pada rahasia semesta
yang berbisik lembut di antara daun-daun.
Guru menjadi bayang-bayang mesin,
menyusun keping puzzle
yang tak pernah menjadi utuh.

Di manakah ilmu yang menumbuhkan jiwa?
Di manakah hikmah yang membebaskan?
Bukankah pendidikan adalah suluh
yang menuntun pada diri,
pada Sang Empunya ilmu,
pada hakikat segala?

Wahai pendidik,
hembuskan ruh dalam setiap pelajaranmu,
jangan hanya angka dan kata,
tapi makna dan cinta.
Ajarkan kami membaca ayat-ayat bumi,
dan ayat-ayat langit,
hingga kami mengerti,
bahwa ilmu adalah jalan pulang
kepada-Nya,
yang Maha Cahaya.

Malang, 3/12/2024

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama