Lewat Angin Kutitipkan Doa Untuk Ibunda
Kala senja mulai bertahta
dan gelap mulai bercerita
Yang maha merdu…
bukanlah ia yang melantunkan
azannya
Yang maha lembut…
bukanlah ia yang menerbar
cintanya
Yang maha kuat…
Bukanlah ia yang mengangkat beban
dengan tanganya
Yang maha kuat…
bukanlah ia yang menerjang ombak
dengan perahunya
namun…
Dia yang enggan terlelap dalam tidurnya
Dia yang
enggan kenyang dalam laparnya
Yang maha merdu….
Maha
lembut….
Maha
kaya…
Pun maha mulia…
Ibu!
Ibu!
Ibu!
Dalam wujudnya kulihat semesta raya
Engkaulah maha karya dari sang Esa
Malang, 23/12/2017, 22:13

Posting Komentar