Semeru Benar-benar Membiru

Jika waktu kemarin tiap pagi
Menengoknya dari jendela rumah
Takkan seperti sekarang
Jika waktu kemarin ku tatap
Di perjalanan ke timur
Takkan seperti sekarang
Kini ia kembali ke jatidiri
Penuh damai dan sunyi
Tubuhnya tak lagi dijamah para manusia
Wajahnya nampak lebih muda
Aroma tubuhnya terasa-
-Hingga ke tengah kota
Jangankan aku, tiap pasang mata
Akan memandangnya
Jauh lebih dalam dari biasanya
Rerumputan menghijau memenuhi tubuhnya
Bak bersorak angin pagi
Menikam sunyi dan sepi
Di bawah langit penuh bintang
Mendekap dingin berkabut Ranu Gumbolo

Malang, 1/4/2020
Fath_



0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama